Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap foto rumah yang tertimbun material tanah yang beredar di media sosial X dan diklaim sebagai kondisi pascabanjir di Pidie Jaya, Aceh. Verifikasi dilakukan dengan memanfaatkan fitur pencarian gambar Google Lens untuk melacak sumber asli foto tersebut.

Hasil penelusuran mengarah pada pemberitaan media halojember.jawapos.com berjudul “Banjir Lahar Dingin Setinggi 4 Meter, Rendam 13 Rumah, Warung, dan Masjid di Lumajang” yang dipublikasikan pada Senin, 8 Desember 2025. Artikel tersebut menjelaskan bahwa gambar yang beredar merupakan dokumentasi dampak bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Dalam laporan itu disebutkan, banjir lahar dingin dari Gunung Semeru menerjang permukiman warga di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 13 rumah, satu masjid, dan satu warung terdampak material vulkanik yang terbawa arus lahar hingga menimbun bangunan warga.
Penelusuran lanjutan juga menemukan gambar serupa diunggah akun Instagram @ctd.insider yang menjelaskan bahwa banjir lahar terjadi di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru. Peristiwa itu dilaporkan terjadi dua kali, yakni pada Jumat, 5 Desember, dan Sabtu, 6 Desember, dengan amplitudo mencapai sekitar 40 milimeter. Luapan material kemudian meluas hingga ke kawasan permukiman dan menimbun sekitar 14 rumah serta satu masjid.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat dipastikan bahwa foto rumah yang tertimbun material bukan berasal dari Aceh, melainkan dari peristiwa bencana lahar dingin akibat aktivitas Gunung Semeru di Lumajang. Penggunaan gambar lama dengan konteks berbeda inilah yang kemudian memicu kesalahpahaman dan membentuk narasi seolah-olah itu merupakan kondisi pascabanjir di Pidie Jaya.
Sumber: